Sesan Makna dan Tradisi Seserahan dalam Perkawinan Adat Lampung
Keywords:
seserahan, perkawinan adat Lampung, nilai simbolik, piil pesenggiri, pelestarian budayaAbstract
Tradisi seserahan dalam perkawinan adat Lampung merupakan salah satu unsur penting yang mengandung nilai-nilai filosofis, simbolik, dan sosial yang mendalam. Prosesi ini tidak sekadar menjadi bentuk pemberian dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan, tetapi juga mencerminkan rasa tanggung jawab, penghormatan, dan kesiapan mempelai pria dalam membangun rumah tangga. Setiap benda yang diserahkan, seperti kain tapis, sirih, perlengkapan sandang, pangan, dan perhiasan, memiliki makna tersendiri yang menggambarkan harapan akan kehidupan keluarga yang sejahtera, harmonis, serta dilandasi oleh nilai-nilai budaya dan moral masyarakat Lampung. Tradisi seserahan juga berfungsi sebagai simbol pengikat hubungan antar keluarga dan sarana mempertegas identitas sosial dalam sistem adat Lampung yang berlandaskan pada prinsip piil pesenggiri. Namun, pengaruh modernisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat menyebabkan terjadinya pergeseran makna dan bentuk dalam pelaksanaan tradisi ini, di mana generasi muda cenderung memaknai seserahan secara lebih praktis dan sederhana. Meskipun demikian, esensi nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap dijaga sebagai upaya pelestarian warisan budaya dan identitas kedaerahan. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri makna simbolik dan filosofis tradisi seserahan serta menganalisis relevansinya di tengah perkembangan sosial budaya masyarakat Lampung masa kini, sehingga diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang menjadi bagian dari jati diri bangsa.
Downloads
References
Buku:
Alamsyah, B. (2018). Identitas Budaya dan Modernisasi Masyarakat Adat Lampung. Bandar Lampung: Pustaka Daerah.
Andaya, L. (1993). The World of Maluku. Honolulu: University of Hawai‘i Press.
Arifin, Z. (2019). Nilai-Nilai Piil Pesenggiri dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Lampung. Bandar Lampung: Graha Ilmu.
Arifin, Z. (2019). Nilai-Nilai Piil Pesenggiri. Bandar Lampung: Graha Ilmu.
Hakim, M. (2020). Filsafat Sosial Nusantara. Malang: UMM Press.
Hasan, H. M. (2021). Hukum Adat dan Tradisi Nusantara. Yogyakarta: Deepublish.
Hasan, Z. (2025). Hukum Adat. Bandar Lampung: UBL Press.
Hidayah, N. (2021). Kebudayaan Lokal dan Pembentukan Karakter Bangsa. Jakarta: Puslitbang Kebudayaan.
Kurniawan, D. (2023). Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional. Bandar Lampung: Pena Ilmu.
Mahendra, S. (2019). Antropologi Budaya Nusantara. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Nurhayati. (2017). Adat Perkawinan di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.Pratiwi, L. (2020). Generasi Muda dan Budaya Lokal. Bandar Lampung: Lentera Ilmu.
Putra, D. (2022). Transformasi Budaya Masyarakat Lampung Kontemporer. Bandar Lampung: Cahaya Ilmu.
Rahman, F. (2019). Spiritualitas dan Tradisi Masyarakat Adat. Yogyakarta: Ombak.
Siregar, A. (2017). Adat dan Religi di Nusantara. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Jurnal:
Darmanto, H. (2022). “Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 4(1), 12.
Fitriani, R. (2021). “Perubahan Nilai Tradisi Seserahan.” Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 5 (1), 22.
Fauzan, R. (2022). “Nilai Adat dalam Arus Globalisasi.” Jurnal Filsafat Indonesia, 5(2), 81.
Handayani, S. (2020). “Makna Simbolik Seserahan dalam Pernikahan Adat Lampung.” Jurnal Budaya Nusantara, 7(2), 56
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Social and Communication (JSC) Terekam Jejak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

