Pancasila sebagai Paradigma Manajemen Krisis: Analisis Respons Organisasi di Era Ketidakpastian
Keywords:
Pancasila, manajemen krisis, organisasi, globalisasi, disinformasi, literasi ideologi, respons organisasi.Abstract
Penelitian ini mengkaji bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat dijadikan paradigma dalam manajemen krisis organisasi di era ketidakpastian yang dipengaruhi globalisasi, perkembangan teknologi digital, dan meningkatnya disinformasi. Pergeseran budaya, derasnya arus informasi, serta melemahnya literasi ideologi menyebabkan pemaknaan Pancasila di banyak institusi mengalami reduksi. Penelitian ini berfokus pada bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat dijadikan dasar strategis dalam merumuskan kebijakan manajemen krisis, dan sejauh mana penerapannya mempengaruhi efektivitas respons organisasi terhadap krisis modern. Metode yang digunakan meliputi pendekatan normatif melalui kajian literatur dan teori ideologi, manajemen krisis, serta etika organisasi, serta pendekatan empiris melalui wawancara dengan Generasi Z untuk menangkap persepsi aktual terhadap relevansi Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi dan disinformasi melemahkan internalisasi nilai, sehingga Pancasila cenderung dipahami sebagai slogan normatif dan tidak tertanam dalam mekanisme kerja organisasi. Wawancara mengungkap bahwa perpecahan mudah timbul akibat informasi digital yang tidak terverifikasi, sehingga menghambat koordinasi dan pengambilan keputusan. Namun, ketika nilai Pancasila dioperasionalkan—meliputi kemanusiaan, gotong royong, musyawarah, dan keadilan—organisasi menjadi lebih adaptif, transparan, dan efektif dalam menghadapi krisis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi ideologi, tata kelola berbasis nilai, serta budaya musyawarah merupakan langkah penting untuk memaksimalkan peran Pancasila dalam meningkatkan ketangguhan organisasi.
Downloads
References
Appadurai, A. (1996). Modernity at Large: Cultural Dimensions of Globalization. University of Minnesota Press.
Beck, U. (1992). Risk Society: Towards a New Modernity. Sage Publications.
Budiardjo, M. (2012). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Gramedia Pustaka Utama.
Coombs, W. T. (2020). Ongoing Crisis Communication: Planning, Managing, and Responding (5th ed.). Sage Publications.
Coombs, W. T. (2020). Ongoing Crisis Communication: Planning, Managing, and Responding (6th ed.). SAGE Publications.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Denhardt, J., & Denhardt, R. (2015). The New Public Service: Serving, Not Steering. Routledge.
Djalante, R. (2020). Review and analysis of current responses to COVID-19 in Indonesia: Period of January to March 2020. Progress in Disaster Science, 6, 100091.
Dwipayana, A. (2020). Revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam praktik organisasi modern. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(3), 155–167.
Fink, S. (1986). Crisis Management: Planning for the Inevitable. American Management Association.
Fukuyama, F. (2014). Political Order and Political Decay: From the Industrial Revolution to the Globalization of Democracy. Farrar, Straus and Giroux.
Geertz, C. (1963). Peddlers and Princes: Social Development and Economic Change in Two Indonesian Towns. University of Chicago Press.
Giddens, A. (1999). Runaway World: How Globalisation is Reshaping Our Lives. Profile Books.
Hasan, Z., Pradhana, R. F., Andika, A. P., & Al Jabbar, M. R. D. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap eksistensi identitas budaya lokal dan Pancasila. Jurnal Universitas Bandar Lampung.
Hasan, Z., Putri, F. G., Riani, C. J., & Evandra, A. P. (2024). Penerapan Nilai–Nilai Pancasila dalam Pembentukan Peraturan Hukum di Indonesia. Fakultas Hukum, Universitas Bandar Lampung.
Hasan, Z. (2025). Pancasila dan Kewarganegaraan. Prenada Media.
Hitt, M. A., Ireland, R. D., & Hoskisson, R. E. (2019). Strategic Management: Competitiveness and Globalization (13th ed.). Cengage Learning.
Hofstede, G., Hofstede, G. J., & Minkov, M. (2011). Cultures and Organizations: Software of the Mind (3rd ed.). McGraw-Hill.
Kelsen, H. (1967). Pure Theory of Law. University of California Press.
Magnis-Suseno, F. (2011). Etika Politik: Prinsip-Prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern. Gramedia Pustaka Utama.
McQuail, D. (2010). McQuail’s Mass Communication Theory (6th ed.). Sage Publications.
Mitroff, I. I., & Anagnos, G. (2001). Managing Crises Before They Happen: What Every Executive and Manager Needs to Know About Crisis Management. AMACOM.
Nawiasky, H. (1958). Allgemeine Rechtslehre. Herder.
Nugroho, R. (2019). Kebijakan Publik di Negara Berkembang: Analisis dan Studi Kasus. PT Elex Media Komputindo.
Rahardjo, T. (2017). Budaya musyawarah dalam organisasi sebagai strategi deliberatif. Jurnal Etika dan Administrasi Negara, 5(1), 45–59.
Soekarno. (1945). Pidato Lahirnya Pancasila (1 Juni 1945). Arsip Nasional Republik Indonesia.
Sulasman, S., & Gumilar, S. (2018). Internalisasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat kontemporer. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 12–25.
Wardle, C., & Derakhshan, H. (2017). Information Disorder: Toward an Interdisciplinary Framework for Research and Policy Making. Council of Europe.
Wibowo, T., & Santoso, D. (2021). Budaya organisasi berorientasi nilai dan efektivitas penanganan krisis. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 15(2), 87–98.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Economic and Management (JEM) Terekam Jejak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


