Metrologi Legal Dalam Perlindungan Konsumen di Kabupaten Lampung Barat
Keywords:
Metrologi Legal, Perlindungan Konsumen, Tera dan Tera Ulang, Pengawasan UTTP, Lampung BaratAbstract
Metrologi legal merupakan instrumen penting pemerintah dalam menjamin kepastian hukum, ketertiban pengukuran, dan perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan metrologi legal di Kabupaten Lampung Barat, termasuk efektivitas pengawasan, tingkat pemahaman pelaku usaha mengenai kewajiban tera dan tera ulang, serta kendala yang dihadapi Unit Metrologi Legal (UML) dalam lima tahun terakhir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan petugas Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Lampung Barat, observasi di pasar tradisional dan SPBU, serta telaah dokumen seperti DPA, laporan pengawasan, dan regulasi terkait.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metrologi legal di Lampung Barat belum optimal, ditandai dengan rendahnya persentase UTTP yang ditera (sekitar 8–10%), terbatasnya jumlah petugas, minimnya fasilitas operasional, serta rendahnya kesadaran hukum pelaku usaha. Kendala geografis wilayah yang luas dan akses sulit juga berdampak pada rendahnya cakupan pengawasan. Meski demikian, keberadaan UML sejak tahun 2020 dan program Metrologi Legal Keliling memberikan dampak positif berupa meningkatnya kepatuhan pedagang, tersedianya layanan tera yang lebih dekat, serta meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap akurasi transaksi perdagangan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sarana-prasarana metrologi, penambahan SDM penera, digitalisasi data UTTP, serta intensifikasi sosialisasi agar perlindungan konsumen di Lampung Barat dapat berjalan lebih efektif dan merata. Selain itu selama dua tahun terakhir hingga sekarang, UML Lampung Barat juga secara aktif melakukan pengawasan dan kegiatan tera di pasar tradisional, SPBU, dan Pertashop sebagai upaya untuk memperluas jangkauan pelayanan serta menjamin ketertiban ukur di lapangan. Inisiatif ini membantu meningkatkan kepastian ukuran dan perlindungan konsumen di Kabupaten Lampung Barat.Penelitian ini merekomendasikan peningkatan fasilitas dan insfrastruktur metrologi, penambahan tenaga kerja penera, digitalisasi data UTTP, serta penguatan sosialisasi supaya perlindungan konsumen di Kabupaten Lampung Barat dapat berjalan dengan lebih efisien dan merata.
Downloads
References
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kemendag RI. (2022). Kepdirjen No. 115/2022 — Petunjuk Teknis Pemeriksaan UTTP dan Pelaporan Tera/Tera Ulang.
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Teknis Penyelenggaraan Metrologi Legal bagi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Lampung Barat. (2023). Laporan Hasil Pengawasan dan Penyuluhan Metrologi Legal Tahun 2023. Liwa: Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kemendag RI. (2022).
*Kepdirjen No. 115/2022 — Petunjuk Teknis Pemeriksaan UTTP dan Pelaporan Tera/Tera Ulang.* Jakarta: Kemendag RI.
Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Lampung Barat. (2023). *Laporan Hasil Pengawasan dan Penyuluhan Metrologi Legal Tahun 2023.* Liwa: Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Panjaitan, H. (2021). Hukum Perlindungan Konsumen. (Edisi dan penerbit tersedia secara elektronik).s
Nurcahyo, E. (2025). Legal protection for consumers through legal metrology in trade activities.
Jurnal Pembaharuan Hukum, 12(1).
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2020). *Pedoman Teknis Penyelenggaraan Metrologi Legal bagi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.* Direktorat Metrologi, Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga.
Amboro, F. Y. P. (2021). Efektivitas pelaksanaan pengawasan metrologi legal di Kota Tanjungpinang. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 9(2), 77–89.
Susanti, R., & Hidayat, A. (2021). Peran metrologi legal dalam perlindungan konsumen di daerah. Jurnal Kemetrologian Indonesia, 3(2), 45–57.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Economic and Management (JEM) Terekam Jejak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


